Berita Detail

Eko Prasetyo, Asfinawati, Fatia Maulidiyanti : Pendidikan harus memperhatikan aspek ekologi

2023-11-06

Ekologi

0

Penulis : Arif Budiman

Image

DEMAK- Dua perwakilan Hmi Komisariat Dakwah-Ushuluddin menghadiri Festival Keadilan yang diselenggarakan oleh Social Movement Institute, Sabtu 4 November. Isu ekologi menjadi persoalan yang esensial bagi perkembangan sebuah bangsa. Sayangnya pemerintah gagal menghadirkan aspek ekologi yang harus dipahami dalam dunia pendidikan. Demikian inti yang disampaikan oleh ketiga narasumber. 

Arif Budiman kader Hmi Komisariat Dakwah-Ushuluddin mengajukan sebuah pertanyaan kepada ketiga Narasumber dalam diskusi tersebut “Jika melihat studi kasus yang ada di kota kelahiran saya, yakni Kota Pekalongan kondisinya hampir persis mirip seperti yang terjadi di Demak, didaerah pesisir Rob menjadi problem yang belum menemui solusi, sementara di pusat kota dihadapkan pada permasalahan limbah obat batik, bagaimana narasumber menanggapi hal ini khususnya saran bagi generasi muda?”

Asfinawati yang lebih dikenal sebagai aktivis perempuan menilai, “mahasiswa di Indonesia harus melawan budaya tunduk pada gagasan, dalam hal ini para pendidik seharusnya mampu mengajarkan hubungan timbal balik dengan kehidupan sosial”, katanya. Fatia Maulidiyanti yang juga turut hadir dalam diskusi tersebut mengatakan “ditengah-tengah situasi dunia yang mengalami globalisasi menuntut pendidikan kita agar manusia berani membicarakan masalah-masalah lingkungan, pendidikan yang mampu memperingatkan manusia dari bahaya zaman serta memberikan kekuatan untuk menghadapi bahaya tersebut”. Sementara Eko Prasetyo menilai, “lembaga pendidikan khususnya lembaga islam terkait pendidikan seperti Kementrian Agama perlu melestarikan sistem pendidikan kritis, sebagaimana Tjokroaminoto yang tidak hanya duduk dimasjid tapi juga pergi kesawah berdiskusi bersama para petani”. 

Pada akhirnya dapat ditarik benang merah bahwa pendidikan seharusnya tidak hanya terpusat pada dosen dimana proses belajar mengajar dengan gaya otoriter telah membuat seseorang tunduk pada standar orang lain, pendidikan juga harus menyelipkan aspek Etika, Estetika serta Logika.

Diam amet eos at no eos
Admin Web Design 15
Diam amet eos at no eos
Admin Web Design 15
Diam amet eos at no eos
Admin Web Design 15

0 Komentar

Tidak ada komentar

Tinggalkan komentar

Berita Terbaru

Adakan Pelatihan softskill kepada HMI Wati, HMI Komisariat Dakwah-Ushuluddin Berkomitmen Menjaga Marwah Perkaderan
Lihat Selengkapnya
HMI

Himpunan Mahasiswa Islam adalah organisasi mahasiswa yang didirikan di Yogyakarta pada tanggal 5 Februari 1947, atas prakarsa Lafran Pane beserta 14 orang mahasiswa Sekolah Tinggi Islam.

Kontak kami

Alamat

Dll

Email

hmikomisariatdakush47@gmail.com

Telepon

085785005676

Berlangganan

© HMI Dakush. All Rights Reserved. 2023