Berita Detail
2023-11-05
Kegiatan Organisasi
0
Penulis : Bimo Wijianarko
Hari libur bukan menjadi alasan untuk bermalas-malasan meskipun hari ini merupakan hari yang dinanti-nanti karena kita merasakan libur dari aktivitas keseharian yang menjenuhkan. Begitupun kader HMI perempuan atau yang sering disebut KOHATI (Korps HMI Wati) Komisariat Dakwah Ushuluddin, melalui bidang Pemberdayaan Perempuan melaksanakan pelatihan MC dirijen dan paduan suara dengan tema “Improving Women's Skills to Show Women's Self- Quality”
Kegiatan ini dilaksanakan pada hari minggu 05/11/2023, yang bertempat di sekretariat HMI komisariat dakwah Ushuluddin di Darussalam Bae Kudus. Tidak kurang dari 20 KOHATI menghadiri kegiatan yang dilaksanakan pada pukul 12.30 sampai 14.00 WIB. Mereka sangat antusias dan semangat dalam mengikuti kegiatan yang terbagi menjadi 3 sesi yang di mana dari ketiga sesi tersebut dijelaskan dengan landasan teoritis dan dilaksanakan dengan praktik.
Kanda Robby Hermawan selaku narasumber yang sekaligus senior dari HMI komisariat dakwah Ushuluddin sangat atraktif menyampaikan materinya sehingga memberikan keadaan acara yang interaktif. Beliau berpesan kepada kader-kader HMI Wati agar lebih profesional lagi ketika mengemban amanah sebagai MC, dirigen dan paduan suara. Karena ketika kita berada dalam satu tatanan acara yang formal yang di mana dalam acara tersebut juga dihadiri oleh orang-orang penting dan orang-orang yang memiliki pengetahuan yang cukup terhadap manajemen acara maka paling tidak kita tidak memberikan rasa malu. Perlu dipahami bahwasanya HMI ini merupakan organisasi besar yang malang melintang dalam membuat acara baik skala formal maupun nonformal jadi jangan sampai kader-kader HMI tidak menguasai manajemen acara.
Menurut Devi ayu lestari selaku kepala bidang pemberdayaan perempuan HMI Komisariat Dakwah-Ushuludin yang mengadakan kegiatan kali ini mengatakan "kegiatan ini memang ditujukan kepada kader-kader HMI Wati agar lebih mengupgrade soft skill mereka dan ketika kita diterjunkan dalam acara kita siap meskipun tanpa adanya persiapan karena kita telah memiliki ilmunya"
Sementara Tri Mulyani susila selaku peserta sekaligus kau hati HM komisariat Dakwah-Ushuluddin menilai bahwasanya. Agenda seperti ini harus diperbanyak dan jangan berhenti pada pelatihan satu kali tetapi pendalaman yang dilakukan secara konsisten. Saya sangat bersyukur ikut HMI karena bukan melulu tentang berbicara tentang keilmuan tapi semenjak saya ikut HMI saya lebih adaptif dan tidak mendapatkan pengalaman-pengalaman yang berharga yang mana tidak saya temukan di organisasi lain dan pembelajaran di kampus.
Sampai sejauh ini hanya Komisariat dakwah Ushuluddin memiliki komitmen yang terus dijaga sebagai ujung tombak perkaderan di HMI. Meskipun HMI memiliki 5 materi wajib tetapi acuan kita tidak terlalu kaku tentang lima materi tersebut tetapi kita juga memikirkan bagaimana para kader ini memiliki soft skill dan keahlian di bidang lain.
Tidak ada komentar
HMI
Himpunan Mahasiswa Islam adalah organisasi mahasiswa yang didirikan di Yogyakarta pada tanggal 5 Februari 1947, atas prakarsa Lafran Pane beserta 14 orang mahasiswa Sekolah Tinggi Islam.
Dll
hmikomisariatdakush47@gmail.com
085785005676
© HMI Dakush. All Rights Reserved. 2023